Lompat ke konten

Tujuan utama hukum kekayaan intelektual adalah untuk mendorong penciptaan berbagai macam barang intelektual. Untuk mencapai hal ini, undang-undang memberikan hak milik kepada orang dan bisnis atas informasi dan barang intelektual yang mereka buat, biasanya untuk jangka waktu terbatas.

Hal ini memberikan insentif ekonomi untuk penciptaan mereka, karena memungkinkan orang untuk mendapatkan keuntungan dari informasi dan barang intelektual yang mereka buat, dan memungkinkan mereka untuk melindungi ide-ide mereka dan mencegah penyalinan.

Insentif ekonomi ini diharapkan dapat merangsang inovasi dan berkontribusi pada kemajuan teknologi negara, yang tergantung pada sejauh mana perlindungan yang diberikan kepada inovator.

Inventarisasi

Sebagai sarana penghimpun dan inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal di Wilayah Lampung.

Perlindungan

Memberikan perlindungan hukum terhadap Kekayaan Intelektual Komunal yang telah didaftarkan.

Pelestarian

Mewujudkan pelestarian Kekayaan Intelktual Komunal melalui basis pengetahuan dan informasi.

Kekayaan Intelektual

Kekayaan Intelektual adalah hak yang timbul bagi hasil olah pikir yang menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna bagi manusia.

Mengacu pada kreasi pikiran, seperti penemuan; karya sastra dan seni; desain; dan simbol, nama dan gambar yang digunakan dalam perdagangan.

Kekayaan Intelektual Komunal

Yang selanjutnya disingkat KIK adalah kekayaan intelektual yang berupa pengetahuan tradisional, ekspresi budaya tradisional, sumber daya genetik, dan potensi indikasi geografis.

Berikut adalah penjelasan dari masing-masing klasifikasi kekayaan intelektual yang termasuk komunal berdasarkan sifatnya:

Ekspresi Budaya Tradisional

Ekspresi Budaya Tradisional adalah segala bentuk ekspresi karya cipta, baik berupa benda maupun tak benda, atau kombinasi keduanya yang menunjukkan keberadaan suatu budaya tradisional yang dipegang secara komunal dan lintas generasi.

Pengetahuan Tradisional

Pengetahuan Tradisional (PT) adalah karya intelektual di bidang pengetahuan dan teknologi yang mengandung unsur karakteristik warisan tradisional yang dihasilkan, dikembangkan, dan dipelihara oleh komunitas atau masyarakat tertentu.

Sumber Daya Genetik

Sumber Daya Genetik (SDG) adalah tanaman/tumbuhan, hewan/binatang, jasad renik atau bagian-bagiannya yang mempunyai nilai nyata atau potensial.

Potensi Indikasi Geografis

Potensi Indikasi Geografis (IG) adalah suatu tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang dan/atau produk yang karena faktor lingkungan geografis termasuk faktor alam, faktor manusia atau kombinasi dari kedua faktor tersebut, memberikan reputasi, kualitas dan karakteristik tertentu pada barang dan/atau produk yang dihasilkan yang memiliki potensi untuk dapat dilindungi dengan Indikasi Geografis.